NARKOBA

January 29, 2008 ekonurhidayat

NARKOBA

 1.     Pengertian Narkoba  

Bahan zat baik secara alamiah maupun sintetis yaitu narkotika, psikotropika  dan zat adiktif jika masuk kedalam tubuh manusia tidak melalui  aturan kesehatan  berpengaruh terhadap otak pada susunan pusat dan bila disalahgunakan bertentangan ketentuan hukum.

 2.     Pengertian penyalahgunaan narkoba 

Penggunaan salah satu beberapa jenis narkoba yang dilakukan tanpa aturan  kesehatan maupun secara berkala  atau teratur sehingga menimbulkan gangguan kesehatan jasmani jiwa dan fungsi sosialnya.

 3.     Pengertian Ketergantungan 

Keadan dimana tubuh memerlukan  jumlah narkoba yang makin bertambah banyak  sehingga jika pemakaiannya yang dikurangi  atau dihentikan menimbulkan  gejala-gejala putus zat  sehingga berusaha  untuk memperoleh narkoba  agar  dapat  ketenangan pikiran juga sakit dibadan menjadi tidak dirasa .

 4.     Faktor penyalahgunaan  

a.     Faktor Individu Adanya pikiran selagi kacau menghadapi persoalan   yang timbul dalam pekerjaan , rumah tangga, kerabat dan martabat 

b.     Faktor Lingkungan Terjadinyan pergaulan  bebas tanpa dipilah – pilah  terhadap tetangga , umum dan keluarga  juga kehidupan tidak beraturan.

 c.      Faktor Keluarga Sejak dini orang tua dengan anak komunikasi  kurang efektif dan efesien dengan alasan kesibukan pekerjaan atau kurangnya  penggarahan hingga acuh tak acuh  mengikuti perkembangan jaman hingga serba boleh.

 5.     Ciri – ciri pengguna narkotika/psikotropika 

 a.     Jenis ekstasi Muka terlihat pucat,  terkadang mata merah, kulit terasa dingin, berkeringat , prestasi menurun, tidak jujur, mudah marah, suka music house, dan suka keluar malam

 b.   Jenis sabu-sabu

Muka terlihat pucat, mata merah, kulit terasa dingin, berkeringat , prestasi menurun , keberanian bicara berlebihan , tidak jujur, mudah marah, simpan alat hisap  ( bong  foil ) dikamar tidur.

c.    Jenis Ganja 

Muka terlihat  pucat, tidak bersemangat, tidak rapi, makan lahap, ruangan tidur kumuh, mudah marah, tidak jujur, matah merah, pemalas, jalan sempoyongan  , bicara tidak jelas suka mencuri dalam keluarga.

   d.   Jenis Putaw

Muka pucat, mata merah, tidak bersemangat , badan lemas, ngantuk-ngantuk, suka menguap, penampilan jorok, suka mencuri, tidak jujur, tangan terdapat benjolan-benjolan suntikan , tidak suka terkena air/mandi, mudah marah, rutin waktu keluar malam tepat waktu.

 6.     Ciri ciri  pengedar narkoba 

Bertempat tinggal lebih suka ditempat kost, sering kedatangan tamu orang yang tetap, kurang bergaul dengan tetangga, bicara hati-hati dan waspada pekerjaan tidak jelas memeliki handphone dan kartu sering ganti – ganti    .

 7.     Prinsip pengedar dan pamakai narkoba 

a.     Pengedar

Tidak memerlukan bertambah jumlah konsumen, memerlukan volume pemakai tetap, kepedulian kurang, mementingkan diri sendiri, skala prioritas konsumen banyak orang    

b.     Pemakai

Memerlukan bertambah pemakai sosialisasi tertutup narkoba tidak berbahaya, hak azasi penggunaan uang dan resiko tidak hiraukan  ekonomi.

 8.     Peran serta orang tua / masyarakat. 

a.     Orang tua

Pendekatan terhadap anak , berikan kegiatan positif , kelaskan pendapat  dan beri pendapat  anak dengan tidak kaku, adakan koordinasi keluarga , aparat terkait bila terdapat kejanggalan .

b.     Masyarakat

Berperan  aktif pengamatan lingkungan untuk mewujudkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, wajib melaporkan kepada pihak yang berwenang  dengan mendapat jaminan perlindungan  , perlukan tatap muka dengan petugas kesehatan, agama , LSM, Penegak Hukum ,  guna sosialisasi ( pasal 54 UU No. 5 tahun 1997 dan Pasal 57 UU No. 22 tahun 1997. 

 9.     Bahaya Narkoba 

a.     Narkotika

Golongan I diantaranya ganja, heroin, kokain dilarang digunakan untuk pengobatan hanya dapat digunakan untuk  ilmu  pengetahun , sedangkan golongan lainnya digunakan untuk pengobatan melalui petunjuk dokter.

b.     Psikotropika

Kandungan MDMA golongan I diantaranya extacy dan sabu- sabu dilarang  digunakan untuk pengobatan , golongan lainnya untuk pengobatan diantaranya obat MG , BK , KOPLO dan lain-lain penggunaannya harus dengan resep dokter

Bahaya Narkoba

PENYALAHGUNAAN narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat.Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari. Karena pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf. Sehingga pemuda tersebut tidak dapat berpikir jernih. Akibatnya, generasi harapan bangsa yang tangguh dan cerdas hanya akan tinggal kenangan.Sasaran dari penyebaran narkoba ini adalah kaum muda atau remaja.

Kalau dirata-ratakan, usia sasaran narkoba ini adalah usia pelajar, yaitu berkisar umur 11 sampai 24 tahun. Hal tersebut mengindikasikan bahwa bahaya narkoba sewaktu-waktu dapat mengincar anak didik kita kapan saja.

Pengertian

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat-obatan terlarang.

Sementara nafza merupakan singkatan dari narkotika, alkohol, dan zat adiktif lainnya (obat-obat terlarang, berbahaya yang mengakibatkan seseorang mempunyai ketergantungan terhadap obat-obat tersebut). Kedua istilah tersebut sering digunakan untuk istilah yang sama, meskipun istilah nafza lebih luas lingkupnya.

Narkotika berasal dari tiga jenis tanaman, yaitu (1) candu, (2) ganja, dan (3) koka.

Ketergantungan obat dapat diartikan sebagai keadaan yang mendorong seseorang untuk mengonsumsi obat-obat terlarang secara berulang-ulang atau berkesinambungan.

Apabila tidak melakukannya dia merasa ketagihan (sakau) yang mengakibatkan perasaan tidak nyaman bahkan perasaan sakit yang sangat pada tubuh.

Bahaya bagi pelajar

Di Indonesia, pencandu narkoba ini perkembangannya semakin pesat. Para pencandu narkoba itu pada umumnya berusia antara 11 sampai 24 tahun. Artinya usia tersebut ialah usia produktif atau usia pelajar.

Pada awalnya, pelajar yang mengonsumsi narkoba biasanya diawali dengan perkenalannya dengan rokok.

Karena kebiasaan merokok ini sepertinya sudah menjadi hal yang wajar di kalangan pelajar saat ini. Dari kebiasaan inilah, pergaulan terus meningkat, apalagi ketika pelajar tersebut bergabung ke dalam lingkungan orang-orang yang sudah menjadi pencandu narkoba. Awalnya mencoba, lalu kemudian mengalami ketergantungan.

Dampak negatif penyalahgunaan narkoba terhadap anak atau remaja (pelajar-red) adalah sebagai berikut:

* perubahan dalam sikap, perangai dan kepribadian,
* sering membolos, menurunnya kedisiplinan dan nilai-nilai pelajaran,
* menjadi mudah tersinggung dan cepat marah,
* sering menguap, mengantuk, dan malas,
* tidak memedulikan kesehatan diri,
* suka mencuri untuk membeli narkoba.

Upaya pencegahan

Upaya pencegahan terhadap penyebaran narkoba di kalangan pelajar, sudah seyogianya menjadi tanggung jawab kita bersama. Dalam hal ini semua pihak termasuk orang tua, guru, dan masyarakat harus turut berperan aktif dalam mewaspadai ancaman narkoba terhadap anak-anak kita.

Adapun upaya-upaya yang lebih kongkret yang dapat kita lakukan adalah melakukan kerja sama dengan pihak yang berwenang untuk melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba, atau mungkin mengadakan razia mendadak secara rutin.

Kemudian pendampingan dari orang tua siswa itu sendiri dengan memberikan perhatian dan kasih sayang.

Pihak sekolah harus melakukan pengawasan yang ketat terhadap gerak-gerik anak didiknya, karena biasanya penyebaran (transaksi) narkoba sering terjadi di sekitar lingkungan sekolah.

Yang tak kalah penting adalah, pendidikan moral dan keagamaan harus lebih ditekankan kepada siswa.

Karena salah satu penyebab terjerumusnya anak-anak ke dalam lingkaran setan ini adalah kurangnya pendidikan moral dan keagamaan yang mereka serap, sehingga perbuatan tercela seperti ini pun, akhirnya mereka jalani.

Oleh sebab itu, mulai saat ini, kita selaku pendidik, pengajar, dan sebagai orang tua, harus sigap dan waspada, akan bahaya narkoba yang sewaktu-waktu dapat menjerat anak-anak kita sendiri. Dengan berbagai upaya tersebut di atas, mari kita jaga dan awasi anak didik kita, dari bahaya narkoba tersebut, sehingga harapan kita untuk menelurkan generasi yang cerdas dan tangguh di masa yang akan datang dapat terealisasikan dengan baik.

Entry Filed under: Uncategorized

Leave a Comment

Required

Required, hidden



Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

Pages

Categories

Calendar

January 2008
M T W T F S S
    Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031